Kamis, 15 Desember 2011

jenis morph Gecko

ALBINO
Ada tiga jenis albino yang dikenal pada Leopard Gecko yang mana satu sama lain nya berbeda.   Pada umumnya diakui yang dimaksud dengan Albino adalah apabila Leopard Gecko tersebut sangat kurang atau tidak memiliki pigmen hitam pada tubuhnya.      Kemudian mata merah/Merah muda bukan merupakan persyaratan mutlak dalam Leopard Gecko yang masuk dalam kategori albino. Semua tiga strain albino adalah sifat resesif sederhana.

TREMPER ALBINO
Biasanya memiliki ciri pada mata nya yang berwarna terang merah muda ke-coklatan,  serta warna coklat pada spoted marking nya.    Mereka adalah albino strain pertama Leopard Gecko ditemukan, dan juga yang paling umum dari jenis albino.     Beberapa jenis Tremper Albinos juga ada yang memiliki mata merah muda, tapi biasanya lama kelamaan akan memudar menjadi warna coklat ke perak-perakan terutama apabila terkena cahaya.

RAINWATER ALBINO
Rainwater Albino  juga dikenal sebagai "Las Vegas Albinos”. Rainwaters albinos, memiliki mata gelap daripada albinos lainnya.

BELL ALBINO
Bell Albinos terkenal dengan mata nya yang berwarna merah muda terlihat sejak lahir hingga dewasa,  serta memiliki marking spot berwarna coklat/lavender yang lebih jelas/tajam dan lebih banyak dibanding dengan albino lain nya.

PATTERNLESS
Patternless merupakan sebutan dari "Murphy Patternless" yang kadang-kadang juga disebut sebagai “Leucistic Leopard Gecko”.       Ini adalah morph lain sifat resesif, Murphy Patternless dikenal karena tidak memiliki Marking/Pattern sejak bayi hingga dewasa, dan pada saat masih bayi sudah memiliki penampilan yang cukup unik terutama pada sekitar bahu dan kepalanya. Pola warna unik yang dimiliki yaitu dari abu-abu hingga warna kehijauan terdapat diseluruh tubuh nya, namun sebagian besar memiliki ekor ungu ke abu-abu an (PURPLE-GREY TAIL).   Beberapa pembiak telah berhasil membuat Carrot Tail pada ekornya.

PATTERNLESS ALBINO
Patternless Albino adalah Leopard Gecko yang menunjukkan ciri Patternless yang merupakan salah satu dari tiga strain Albino.   Patternless Albino sangat mirip dengan spesimen Patternless, hanya memiliki warna kuning pada tubuh nya dan memiliki mata Albino.
Patternless Albino merupakan hasil mutasi resesif ganda yang telah eksis didalam ketiga strain albino antara lain Rainwater Albino dan Tremper Albino. 

BLIZZARD
Leopard Gecko mirip dengan spesimen Patternless karena kurangnya marking/pattern/Banded yang merupakan ciri khas yang biasa terlihat pada lain nya.
Blizzard memiliki warna dari putih hingga ke abu-abu an, yang terkadang terdapat warna ke kuning-kuningan pada tubuh nya.   Blizzard tidak memiliki pola warna/Pattern maupun Carrot Tail yang terlihat sejak bayi hingga dewasa.    Blizzard terkadang dapat berubah warnanya menjadi sedikit agak gelap atau terang, oleh karena itu disebut sebagai "Gecko Mood" oleh beberapa orang.    Blizzard memiliki sifat resesif sebagaimana Albino dan Patternless.

BLAZING BLIZZARD
Terlihat sangat mirip dengan Blizzard, hanya memiliki warna yang lebih putih dibandingkan dengan Blizzard yang cenderung agak gelap/keabu-abuan/ke kuning2an.    Blazing Blizzard merupakan Leopard Gecko yang memiliki warna putih solid.

SHTCT/B
Hypomelanistic, Super-Hypo & "Baldy" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kurangnya warna totol hitam/pigmen pada tubuh Leopard Gecko yang masuk dalam kategori non-albino, walaupun beberapa tempat mungkin ada seperti pada ekornya, sedikit pada bibir dan kepalanya.     Sedangkan Super-Hypo adalah Hypomelanistic yang benar-benar tidak memiliki/sangat sedikit warna hitam/pigmen pada tubuhnya.   Adapun "Baldy" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan Leopard Gecko yang benar-benar tidak memiliki warna hitam/pigmen di kepala nya, walaupun tidak semua "Baldy" juga Super-Hypo.

TANGERINE
"Carrot Tail" & "Carrot Head" menggambarkan posisi warna Orange pada Leopard Gecko.   Leopard Gecko yang disebut Tangerine ("Tang") memiliki warna dasar tubuh oranye yang berbeda dengan warna kuning terang khas yang dapat dilihat pada Leopard Gecko normal.
Intensitas warna oranye dapat bervariasi dari jingga-kuning hingga ke merah2an pada beberapa spesimen.    Sedangkan "Carrot Tail" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bahwa Leopard Gecko yang memiliki warna merah seperti Carrot/Wortel mulai pangkal ekor hingga ke ujung ekor.    Ukuran Carrot Tail sangat bervariasi, dimulai hanya lingkaran tipis pada pangkal ekor hingga melebar ke ujung ekor.      Penggunaan istilah "Carrot Tail" biasanya diperuntukkan bagi Leopard Gecko yang memiliki warna Carrot/Wortel pada ekornya, setidaknya sepanjang 1/4 ekor atau 25% dari panjang ekornya diukur sejak pangkal ekor hingga ujung ekor.
“Carrot Head” adalah warna Carrot/Wortel yang terdapat di atas kepala Leopard Gecko dan biasanya eksklusif untuk Tremper Albinos.    Semua ciri ini dianggap poligenik atau bersifat khusus.

HYBINO
Hybino Leopard Gecko pada dasarnya merupakan hasil penggabungan daripada karakter albino resesif dengan Hypo poligenik serta karakteristik Super-Hypo dengan tujuan untuk menghasilkan Albinos dengan warna kuning solid/padat atau untuk warna orange pada tubuhnya serta Carrot Tail.
Yang mana saat ini oleh sebagian orang disebut sebagai "Sunglow".    Hybino dapat diciptakan dari tiga strain Albino, dan dapat bervariasi seperti halnya Hypo dan Super-Hypo.
  
GIANT & SUPER GIANT
Giant & Super Giant adalah ciri-ciri yang diyakini co-dominan,  yang mempengaruhi ukuran Leopard Gecko.     Karakteristik ini berasal dari Tremper Albinos dan biasanya tidak terdapat pada jenis selain albino bahkan jika Leopard Gecko itu masuk dalam kriteria rentang berat yang ditentukan oleh "standar" yang ditetapkan untuk Giants dan Super-Giants.       Super-Giants adalah yang terbesar dari Leopard Gecko, tercatat dengan berat 156 gram.

LINE-BRED SNOW
Line-Bred Snow adalah Leopard Gecko yang telah diselektif dikembangkan bertujuan untuk mengurangi warna tubuh menjadi warna putih atau hampir putih.     Line-Bred Super Snow hanya memiliki warna hitam dan putih, tanpa warna kuning yang nyata pada tubuhnya.    Line-Bred Snow adalah morph poligenik.

MACK SNOW
Mack Snow & Super Snow merupakan co-dominan morphs yang mengurangi atau menghilangkan warna kuning dan oranye yang terlihat pada kebanyakan Leopard Gecko.    Mack Snow memiliki warna hitam dan putih, meskipun beberapa spesimen menunjukkan berbagai warna kuning setelah usia dewasa.    Mack Super Snow memiliki ciri pada pola yang unik, warna yang sangat kontras antara warna hitam dan putih, kemudian mata nya dengan warna hitam solid.     Ciri-ciri ini belum tampak pada baby Leopard Gecko, tetapi biasanya setelah berumur satu bulan atau lebih.    Baby Super Snow tampak sama dengan Blizzard.    Super Snow memiliki sifat resesif, karena kedua indukan harus gen Mack Snow untuk menghasilkan keturunan Super Snow.
Mack Snow Albino merupakan hasil dari kombinasi salah satu dari tiga jenis albino dengan gen Snow, hal itu terlihat sejak masih baby warna kuning albino seperti layak nya Leopard Gecko Morph lain nya tidak tampak terlihat diganti dengan warna putih, tetapi setelah menginjak dewasa beberapa beberapa warna kuning mulai muncul, sehingga menghasilkan warna pastel Albino.
Mack Super Snow Albino pada dasarnya merupakan salah satu dari tiga jenis Albino. Mereka menunjukkan pola yang sama sebagai Mack Super Snow, tetapi warna pigmen hitam digantikan dengan warna krem atau cokelat. Mack Super Snow Albinos memiliki mata berwarna padat yang sangat gelap seperti pada Tremper dan spesimen Rainwater, dan merah solid pada spesimen Bell Albino.

COMBINATION MORPH
Rainwater Red Stripes adalah morph relatif baru yang dihasilkan dari penggabungan Rainwater Albino dengan Red Stripes. Spesimen luar biasa memiliki dua garis-garis orange-merah yang tak terputus mengalir di punggung Leopard Gecko dan ekor penuh garis-garis.

A.P.T.O.R.,   R.A.P.T.O.R. & "Eclipse"
Pada dasarnya tiga variasi morph albino sama2 Tremper.     A.P.T.O.R. (Albino Patternless Tremper Orange), dan RAPTOR (Rubby Eyes Albino Patternless Tremper Orange) menunjukkan spesimen dengan mata merah.    Patternles yang mempengaruhi karakter morphs ini tidak kompatibel dengan Murphy Patternles.     Sedangkan "Eclipse" merupakan ciri lain non-Albino dari morph ini dan kadang-kadang dapat menghasilkan "Snake Eyes".    
"Snake Eyes", seperti yang digambarkan di sini adalah Leopard Gecko yang mata nya memiliki wilayah hitam solid di iris mereka.    Banyak spesimen yang memiliki satu atau kedua matanya setengah mata hitam, sementara yang lain ada yang 1 / 4 sampai 3 / 4 bagian mata mereka hitam solid.     Genetika di balik sifat ini masih dipelajari, tetapi tampaknya yang paling sering terjadi pada Blizzard dan morphs Raptor. Beberapa peternak juga menghasilkan Leopard Gecko albino dengan "Snake Eyes".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar